Kamu hanya meninggalkan tanda
Tanda kalau kamu menginginkanku
Tapi aku tak pernah mengerti tanda yang kamu tinggalkan untukku
Aku hanya merasa senang sesaat sebelum akhirnya aku kembali berduka
Senangku datang jika tanda itu kuartikan sebagai rasamu padaku
Tapi ternyata lebih banyak perasaan sedih yang muncul
Karena percuma kalau tanda itu hanya jadi arti buatku
Tanpa pernah terealisasi menjadi rasa yang utuh
Aku tahu aku selalu takut mengerti tanda itu
Dulu kamu sudah meyakinkan aku akan rasa itu
Kamu datang untuk memastikan apakah aku juga memiliki rasa yang sama
Namun kamu hanya dapat hampa karena aku tak membalasnya
Sekarang,
Aku sudah terjerembab
Aku menilai ini bukan waktu untuk kita
Paling tidak, detik ini
Karena esok tak ada yang pasti
Nampaknya kamu tahu aku menyayangkan kondisi kita
Mungkin kamu sedang menertawai aku
Atau justru kamu juga gamang
Sebab rasa itu masih utuh untukku
Maaf, Sayang
Jika ternyata aku menjadi masalah terbesar dalam hidupmu
Aku tak ingin begitu
Karena sejujurnya aku telah memikirkanmu