RSS

Menikmati Diam

26 Jan

SIANG baru saja beranjak
Waktu bergeser mendekati senja yang anggun
Aku duduk di bibir dipan
Tertegun!

Aku sekali lagi tak punya kata
dan hampir kehabisan suara
Terlalu terperangah
tapi juga berbunga
Apa yang harus aku katakan kalau kamu jadi aku?

Saat itu rasanya ingin aku berjingkrak
juga berteriak
Bila perlu menari tiada henti
tanpa ingin mengucap sepatah kata pun

Angin dingin memukul-mukul ragaku
Sementara kehatangan sibuk menjalari hati dan jiwaku
Aku hanya ingin menikmati diamku
Mensyukuri arti keberadaanmu untukku

*17 January 2012, menjelang sore dipenuhi kabut

 
Leave a comment

Posted by on January 26, 2012 in Karena Kita...

 

Tags:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.